Berita

Transaksi Non Tunai Bisa Meminimalisir Peredaran Uang Palsu

Pimpinan kantor Bank Indonesia perwakilan wilayah Sumatra Barat, Puji Atmoko memberikan ceramah dalam seminar nasional Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM) Fair 2015 di Aula Engku Syafei Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), Sabtu (31/10). Puji menyampaikan materi tentang gerakan nasional non tunai.

Gerakan non tunai ini memang sedang digalakkan oleh Bank Indonesia. Dalam ceramahnya, Puji menjelaskan banyak manfaat yang bisa didapat dari transaksi non tunai. Diantaranya bisa mengurangi beredarnya uang palsu, mengurangi tingkat korupsi, dan semua transaksi menjadi mudah serta bisa dilakukan dimana saja.

Terkait uang palsu, Puji mengatakan di Sumatra Barat sampai saat ini Bank Indonesia telah manemukan 400 lembar uang palsu. Menurutnya, dengan memanfaatkan transaksi non tunai jumlah peredaran uang palsu ini bisa diminimalisir karena setiap transaksi langsung masuk ke rekening masing-masing.

"Namun sayangnya, dibandingkan dengan negara lain, Indonesia termasuk negara yang rendah tingkat transaksi non tunainya," ungkap Puji.

Penulis: Hera Gusmayanti

Editor: Ermiati Harahap

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Hera Gusmayanti
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter SKK Ganto UNP
Diedit & Diverifikasi oleh: Novarina Tamril (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.