Kawasan objek wisata Pantai Gondoriah Kota Pariaman, Sumatra Barat dipadati ratusan ribu pengunjung yang hendak menyaksikan dibuangnya tabuik ke laut, Minggu (25/10). Dalam acara yang bernama Pesta Hoyak Tabuik Piaman 2015 ini juga ditampilkan tarian kalosal dan parade Gandang Tasa oleh putra putri Pariaman. Acara ini dilaksanakan seiring dengan kegiatan menyambut tahun baru Islam 1437 H, yang telah dimulai sejak 1-10 Muharam yang jatuh pada 14-25 Oktober 2015.
Efendi Jamal, M.M. selaku Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman mengatakan hari Minggu tersebut merupakan acara puncak Pesta Hoyak Tabuik Piaman 2015. Sebelumnya, telah digelar pula acara ritual tabuik. Diantaranya maambiak tanah yang dilaksanakan pada 1 Muharam, manabang batang pisang pada 5 Muharam, maradai pada 6 Muharram, maatam dan maarak jari-jari pada 7 muharam, dan maarak saroban pada 8 muharam.
Selanjutnya, di hari puncak tabuik ini pada pukul 04.00 WIB dilaksanakan ritual tabuik naiak pangkek atau penyatuan bagian tabuik. Ritual tersebut diikuti oleh kedua pengikut tabuik, yaitu Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang. Setelah itu tabuik dihoyak dan terakhir tabuik dibuang ke laut pada pukul 18.00 WIB sebagai tanda bahwa pesta hoyak tabuik telah berakhir. "Semoga acara ini berlangsung dengan lancar dan sukses," harapnya, Minggu (25/10).
Di samping ritual tabuik, Efendi mengungkapkan bahwa setiap malamnya selama Pesta Hoyak Tabuik Piaman 2015 telah digelar pemilihan Cik Uniang dan Cik Ajo sebagai duta wisata kota Pariaman tahun 2015, Tabuik Expo, lomba Baju Kuruang Basiba, lomba Gandang Tasa antarsiswa Sekolah Dasar, lomba silek Ulu Ambek, penampilan kesenian tradisional dari berbagai sanggar di kota Pariaman dan partisipasi dari daerah kota dan kabupaten di Sumatra Barat, penampilan kolaborasi kesenian Jepang dengan kesenian tradisi Pariaman, penampilan kolaborasi pemusik tradisional Pariaman dengan pemusik Irlandia, dan lomba foto kegiatan ritual tabuik. "Ini termasuk salah satu jalan untuk terwujudnya visi kota Pariaman," tutupnya.
Indah salah satu pengunjung pada puncak Pesta Hoyak Tabuik Piaman 2015 mengatakan acara ini termasuk salah satu acara besar dan sangat ditunggu-tunggu setiap tahunnya oleh masyarakat, terutama masyarakat di daerah Pariaman. Selain memperkenalkan budaya Pariaman ke nasional maupun internasional, juga meningkatkan ekonomi masyarakat di kota Pariaman sendiri. "Mudah-mudahan Pariaman dikenal baik lewat budayanya," ungkapnya, Minggu (25/10).
Penulis: Khadijah Ramadhanti
Editor: Fitri Aziza
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!