Museum Adityawarman atau dikenal dengan nama Taman Melati, Sabtu pagi (5/9), tampak padat oleh pengunjung. Keramaian itu terjadi karena di taman depan museum tersebut tengah berlangsung festival kuliner yang bertema tiga ikon kuliner khas Nusantara, yaitu sate, soto, dan rendang. Acara dilangsungkan selama dua hari 5–6 September 2015.
Mengusung tema Festival Sate, Soto Nusantara, dan Marandang, Kota Padang untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah penyelenggara Festival Kuliner Nusantara 2015. Kegiatan ini dilaksanakan berkat kerja sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang. Berlatarkan museum dengan arsitektur khas rumah adat Minangkabau, Rumah Gadang bagonjong memperkuat suasana khas ranah minang.
Tidak hanya sate dan soto yang diperkenalkan dalam festival ini, tetapi ada juga menu lain yang mampu memanjakan lidah pengunjung. Dari 40 peserta yang menempati tenda berbentuk kerucut ada beberapa peserta yang menyediakan makanan khas Minangkabau, seperti lamang tapai. Yang tak kalah pentingnya dari acara ini adalah Festival Marandang.
Lomba memasak rendang ini diikuti oleh pejabat, staf kelurahan, dan siswa SMA se-Kota Padang. Walikota Padang, Mahyeldi, mengatakan bahwa Kota Padang memiliki berbagai kuliner yang menggugah selera. "Lewat event ini pertama kali kita bisa menampilkan kuliner yang merupakan kekayaan yang kita miliki," tuturnya saat membuka festival, Sabtu (5/9).
Mahyeldi pun mengharapkan dengan terselenggaranya acara ini dapat meningkatkan daya tarik sektor pariwisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Padang.
Penulis: Putri Rahmi
Editor: Yola Sastra
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!