Hafid, Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan TM 2012, yang berada di tempat kejadian perkara tenggelamnya Belly Wahyu Setiawan Halawa (11) mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. "Kala itu evakuasi korban dibantu oleh 5 orang mahasiswa FIK (Fakultas Ilmu Keolahragaan)," ungkapnya, Selasa (1/9). Setelah berhasil ditemukan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan mobil patroli Satpam Universitas Negeri Padang (UNP).
Menurut keterangan dari salah seorang Mahasiswa Jurusan Kepelatihan FIK TM 2014 yang turun langsung membantu penyelamatan korban, menerangkan bahwa pencarian dilakukan sekitar 3 menit. Pencarian korban sempat terkendala akibat keruhnya air kolam karena ketebalan lumpur di dalam kolam mencapai 1 meter. Ia mengatakan, ketika ditemukan kondisi tubuh korban masih hangat namun kuku telah sedikit membiru. Ketika diberikan pertolongan pertama korban tidak lagi merespon. "Sampai saat ini saya masih shock," ungkapnya.
Korban beserta 4 orang temannya sudah beberapa kali bermain di dalam kolam berair keruh kehijauan itu. Sebelum kejadian, kepala Satpam UNP, Zamrizal telah berulang kali memperingatkan mereka agar tidak bermain dan berenang di kolam tersebut. Tetapi teguran ini tidak diindahkan. Zamrizal menambahkan, bahwa sebelumnya ia juga telah memanggil orang tua korban dan membuat surat perjanjian agar tidak bermain-main di sana lagi.
Lebih lanjut, Zamrizal juga berharap kepada pihak perlengkapan UNP untuk memberi pagar di sekeliling kolam tersebut. "Agar tidak terjadi lagi kejadian yang menelan korban ini," katanya ketika ditemui di Pos Satpam Pusat UNP.
Sebelumnya, Belly Wahyu Setiawan Halawa ditemukan tenggelam di Kolam Renang Lama Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Selasa (1/9). Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang, namun nyawanya tidak terselamatkan.
Penulis: Sabrina Khairissa, Zahara*
Editor: Novarina Tamril
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!