Pertandingan final Padang International Dragon Boat Festival 2015 kategori 22 pendayung mix di Gelanggang Olahraga Agus Salim Padang kembali diulang, Minggu (23/8). Pertandingan yang diikuti oleh tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sumatra BARAT (Sumbar), Philipina, Gajah Mada Jakarta, dan DKI Jakarta ini kembali dilaksanakan pada pukul 18.30 WIB setelah sebelumnya terjadi trouble saat pertandingan awal.
Menurut salah satu panitia, Prof. Eri Berlian, pengulangan final ini dilakukan karena pada pertandingan sebelumnya terjadi tabrakan antarpeserta. Tabrakan terjadi antara lintasan satu dan lintasan dua di jarak lebih kurang 80-100 m. Masing-masing lintasan diisi oleh tim PODSI Sumbar dan Philipina. Tabrakan ini mengakibatkan jatuhnya dua orang pendayung dari PODSI Sumbar.
Eri menjelaskan, jatuhnya peserta membuat boat yang berisi tim SAR dan juri terpaksa berhenti untuk melakukan penyelamatan. "Kebetulan juga peserta yang terjatuh itu tidak bisa berenang," sambung Eri.
Saat itu, Eri menambahkan pertandingan sempat terganggu karena peserta lain dari tim PODSI Sumbar juga turut terjun untuk menyelamatkan temannya. Juri sudah mengibarkan bendera merah tanda pertandingan harus dihentikan namun peserta tidak melihat sehingga tim lain melaju sampai ke finish. Tim Philipina sempat keluar menjadi juara pada pertandingan awal. Namun hasil itu dibatalkan dan diharuskan untuk melakukan pertandingan ulang. "Tidak ada peserta yang protes. Semua menerima keputusan juri," ucapnya saat ditanyai soal respon peserta terhadap pengulangan pertandingan.
Penulis: Hera Gusmayanti
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!