Ranah Minang kembali menjadi tuan rumah dalam ajang Festival Dragon Boat Federation (FDBF) pada 2015. FDBF kali ini adalah festival yang ke-XIII. Festival dilaksanakan selama 4 hari mulai dari 20-23 Agustus di Banjir Kanal, Gelanggang Olahraga H. Agus Salim, Padang. Festival diikuti sebanyak 35 tim dari berbagai daerah dan negara lain (Hongkong, Malaysia, dan Philipina).
Afdalman mengungkapkan bahwa banyak pengunjung yang berdatangan ke kawasan Banda Bakali ini. Hal ini menyebabkan banyaknya sampah yang dibuang oleh pengunjung. Sampah bertebaran di sekitar bantaran kanal dan malah sampai ke dalam jalur lomba. Selanjutnya, Afdalman mengatakan bahwa pihak panitia telah memberikan himbauan dan mengerahkan tim kebersihan. "Pagi-pagi area ini sudah dibersihkan oleh petugas, namun pengunjung yang datang itu kan tidak hanya sedikit, tapi ribuan," ungkapnya saat menanggapi banyaknya sampah yang bertebaran di area lomba, Sabtu (22/8).
Bersamaan dengan itu, Afdalman juga mengungkapkan bahwa kendala lain dari pelaksanaan lomba ini adalah standar ketinggian air. Lomba tersebut secara konditional dimulai pukul 08.00-13.00 WIB. "Saat itu ketinggian air normal sekitar 0.5meter," ujarnya. Lebih lanjut, Afdalman mengungkapkan bahwa pemantauan kondisi air dilakukan oleh pihak BMKG setiap jamnya selama 3 hari ini. "Saat ini ketinggian air sudah hampir mencapai angka 0.4meter, jika ketinggian air menurun hingga 0.3meter, maka kita tidak akan bisa mengadakan lomba," tutupnya.
Penulis: Putri Rahmi
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!