Usai para undangan acara pelepasan wisudawan di sambut dengan tari pasambahan oleh tim tari Pendidikan Luar Biasa (PLB), lagu Indonesia Raya pun dinyanyikan dengan khidmat, Sabtu (7/3). Namun ada yang berbeda dengan tampilan lagu Indonesia Raya Mahasiswa Jurusan PLB kali ini, yaitu dengan dua orang dirigen. Dimana seorang dirigen berperan seperti biasa dan seorang lagi menggunakan bahasa isyarat.
Dalam acara pelepasan wisudawan periode ke-102 ini, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PLB, Effran Zudeta mengatakan bahwa bukan kemewahan yang dilihat dari acara ini, melainkan kesakralannya. "Meskipun tanggung jawab akademik telah selesai, namun silaturrahim antara mahasiswa dan alumni semoga tetap terjaga," harapnya.
Sebelum memasuki acara pembagian vandel, para wisudawan beserta tamu undangan disuguhkan hiburan oleh mahasiswa PLB TM 2012, 2013, dan 2014. Diantaranya yaitu penampilan lagu oleh Timson Aritonang dan kawan-kawan, ini merupakan penampilan spesial oleh mahasiswa yang mengalami hambatan penglihatan diiringi musik keyboard yang dimainkan oleh mahasiswa yang mengalami hambatan penglihatan pula. Selanjutnya pembacaan puisi untuk wisudawan dan di sambut dengan paduan suara oleh mahasiswa TM 2014.
Pembimbing HMJ PLB, Dr. Marlina S.Pd, M.Si. mengungkapkan bahwa inilah tahap awal bagi lulusan PLB untuk menuju kesuksesan yang lebih tinggi lagi. "Tempuhlah, gapai harapan, jaga nama baik dan terus berkarya demi kemajuan pendidikan anak berkebutuhan khusus," ungkapnya.
Tidak hanya itu, silaturrahim dan keakraban antara mahasiswa dan para wisudawan PLB periode ke-102 berlanjut pada malam hari. Dimana ada hiburan yang dispersembahkan oleh mahasiswa TM 2012, 2013 dan 2014 bagi para wisudawan. Redda
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!