Dalam rangka memperingati hari Pahlawan pada (10/11) yang lalu, Unit Kegiatan Komando Pasukan Teratai (KOPASTER) UNP menggelar acara Seminar Bela Negara. Seminar yang diadakan tersebut bertempat di Lantai 4 Aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Sabtu (29/11). Bertajuk Melalui Seminar Bela Negara Kita Tingkatkan Kualitas Mahasiswa yang Berjiwa Nasionalis dan Cinta Tanah Air kegiatan ini mengundang tiga orang pemateri. Di antaranya: Dinas Pemuda dan Olah Raga, Komandan Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti, dan Komite Nasional Pemuda Indonesia Sumbar.
Hari Pahlawan memang telah berlalu, namun KOPASTER merasa perlu mengangkatkan seminar untuk memperingatinya. Saat ditanyai terkait keterlambatan seminar peringatan Hari Pahlawan ini, Ade Wirnanda selaku ketua pelaksana mengatakan, acara ini sudah dirancang sejak September untuk memperingati Hari Bela Negara pada (19/1) mendatang. "Namun, karena proposal yang diajukan harus dirombak dan melalui berbagai tahapan di birokrat, maka acara yang semulanya dalam rangka memperingati Hari Bela Negara kita alihkan menjadi Hari Pahlawan," ungkapnya. Selain itu, Ade juga menjelaskan setelah ini akan dilanjutkan dengan Musyawarah Besar Kepengurusan Baru dan pelantikan sebanyak 20 orang anggota KOPASTER UNP.
Selaku Kepala Biro Akademik dan Administrasi Kemahasiswaan (BAAK), Azhari Suwir, S.E., yang membuka acara mengatakan setuju dengan tema yang diangkatkan pada Seminar Bela Negaraini. Hal tersebut dikarenakan rasa cinta tanah air saat ini sudah mulai memudar. "Masing-masing kita mungkin merasakan memudarnya rasa cinta tanah air bagi bangsa kita. Dengan adanya seminar ini tentu akan menambah pengetahuan kita tentang 4 pilar kebangsaan yang harus kita ketahui," paparnya.
Setelah Pembukaan oleh Kepala BAAK, acara dilanjutkan dengan pemberian meteri oleh Azwin, SH.,MH, perwakilan Dispora. Materi yang disampaikan terkait dengan Pemuda, Sejarah, dan Kepahlawanan. Pada materi yang disampaikan terkait Pemuda, Azwin memaparkan bagaimana peran pemuda dalam bertanggung jawab, hak pemuda, penyadaran pemuda, pemberdayaan pemuda, organisasi pemuda, masalah pemuda, pemuda/pemimpin ke depan, pemimpin menurut Islam, pahlawan, pahlawan menurut Islam. Azwin juga memberi close statement kepada peserta "Adik-adik adalah diri adik sendiri, tidak ada jalan untuk menggapai jalan sukses selain terus belajar, belajar, dan belajar" tegasnya. Suci
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!