Kinerja Pelayanan Sektor Pendidikan Dalam Perspektif Kebijakan Publik Pemerintahan (Public Policy Governance) menjadi judul orasi Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, S.H, M.M., saat acara penganugerahan gelar doktor kehormatan dalam Ilmu Pendidikan Bidang Kebijakan Publik. Wajah putra kelahiran Solok, 9 November 1957 ini tampak sumringah ketika Rektor UNP Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M.Pd., mengalungkan medali dan memberikan piagam. Gelar doktor kehormatan ini diserahkan dalam rapat Senat Terbuka di GOR UNP, Jumat (18/3). Dalam orasinya, Gamawan menjelaskan tiga hal paling pokok sebagai landasan pemikiran ke depan dalam meningkatkan Kinerja Pendidikan dalam Perspektif Pelayanan Publik dan Public Governance di Era Otonomi Daerah.
Pemberian gelar doktor kehormatan ini baru yang pertama kalinya diberikan UNP sejak berdiri pada tahun 1954. Menurut Rektor UNP, Prof. Dr. Z Mawardi Efendi, M.Pd., penganugerahan gelar diusulkan oleh tiga promotor yang juga merupakan guru besar UNP. Mereka adalah Prof. Dr. Mukhayar, M.Pd., Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A., dan Prof. Dr. Syamsul Amar, M.S.
Selain pernah menyelesaikan Studi Magister Manajemen di UNP, gelar ini diberikan juga sebagai wujud penghormatan dan pengakuan atas kepemimpinan dan kontribusi Gamawan yang dinilai luar biasa terhadap bangsa Indonesia terutama di bidang pendidikan. "Penghargaan ini pantas untuk Gamawan," ujar Rektor UNP, Jumat (18/3).
Acara penganugerahan ini dihadiri sekitar 500 undangan. Di antaranya, terlihat Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin, Gubernur Kep.Riau, Muhammad Sani, Mantan Gubernur Sumbar, Hasan Basri Durin, serta jajaran pemerintahan daerah Sumatera Barat.
Dalam jumpa pers, Gamawan mengucapkan terima kasih kepada UNP yang telah menganugrahkan gelar kehormatan kepadanya. Gamawan juga mengungkapkan harapannya kepada UNP sebagai salah satu perguruan tinggi yang menghasilkan para pendidik untuk senantiasa berpihak dan konsisten dalam memajukan dunia pendidikan. "UNP sebagai lembaga pendidikan harus menjadi contoh terutama di Sumatera Barat Ini," tutupnya. Tari, Chandra
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!