Puisi

Bayangan Semu

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Sabtu, 14 Oktober 2023 19:18 WIB • 👁 1.274 Pembaca
Bayangan Semu
Sumber foto: Kathryn Ryan

Sampan kayu adalah kenangan abadi
Manusia tak akan bisa membenci sampanku
Biarpun tua tanpa daya, diriku ada di sisi
Di kelok kehidupan kala kutemui hutang-hutang budiku

Sebuah syair apabila kulantunkan pelan
Maka bunyinya akan tersimpan di lautan
Lalu mengalir dan membawa sampan pada keabadian
Namun, seribu sayang ialah kesia-sian penyesalan
Karena sampanku nadi kehidupanku kini tlah tidur dari kehidupan

Semua kisah bunga madu dan kemanisan jiwa adalah pelipur lara
Seandainya jiwaku terasa terasa basah kala memelas kepada Tuhan
Jiwaku ditelan kegelapan yang membuta
Bisakah aku kembali kepadamu Tuhan?
Di detik ketika rinduku kepadanya mengalahkan karuniamu?

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Anantha Ameilya Ryzky
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.