Gelap masih dipelupuk mata
Ia terjaga, mengolah nasi
Mengaduk gulai yang sedikit lagi matang
Bu,
Bahkan dunia masih senyap,
Tapi,
Lihatlah, kantung matamu yang makin menghitam
Tidur terlalu larut
Bangun terlalu pagi
Demi memenuhi lambung-lambung anakmu
BACA JUGA:
Kenyataan Pahit Negeri IniDikantung mata itu,
Banyak deskripsi cintamu yang sampai pada kami
Dikantung mata itu Bu,
Yang harusnya menutup
Tapi harus terjaga lebih lama
Untuk kami
BACA JUGA:
Pada Hari yang Mengingat
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!