Puisi

Rindu di Altar Makam

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Jumat, 21 April 2023 20:04 WIB • 👁 891 Pembaca
Rindu di Altar Makam
Sumber: detikedu

Bahkan setelah kepergian mu,
Puisi-puisi masih sembahyang, mulutnya berisik mengirim ayat,
Kepala juga menjahit ingatan yang hanya bisa dikenang agar tak usang

Pa..
Di sudut cerita yang kau penggal dalam hidupku
Malam ini gema takbir mengaung, jutaan umat menjemput kemenangannya

Sedang aku, tak tahu bagaimana caranya menginterpretasikan kata bahagia tanpa dirimu

Pa..
Idul fitri berlari mengejarku, kalender memberi tahu bahwa tahun ini adalah kali pertama lebaran ku tanpa hadirmu

Antara hujan di atas makam, menabur isak yang penuh sesak
Aku ingin merindukanmu, tanpa irisan pilu di dadaku.


-Bumi duka, 21/4/23.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Dedek Wiradi
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.