Ayah.. Kau Mentari pagi yang bersinar mekar
Walaupun Matahari membuat kulitmu terbakar
Kau tetap kekar...
Usiamu di habiskan oleh Lautan biru
Tempat kau mengadu nasib jiwa yang simbilu
Anak - anakmu membubuh rasa pilu
Impian yang tinggi..membuat kau lupa akan dirimu
Ayah.. Andaikan kami merasakan bagaimana perjuangmu
Kami tak akan pernah biarkan kau seperti itu
Kulit yang makin menua tenaga makin melemah
Takkan pernah berhenti menguras
Hati yang terkuras...
Pilu... melihatmu masih setia kepada lautan
Tempat kau berjihad di jalan Allah, Demi keluargamu
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!