Puisi

Tenggelam di Pelayaran

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Kamis, 21 Oktober 2021 21:57 WIB • 👁 839 Pembaca

Aku ingin berlayar di lautan

Membawa seember keberanian

Semangkuk kritik, segumpal otak pemikir

Lalu ku hidangkan di atas kapal

Ingin aku berlayar jauh

Melewati ombak-ombak di laut biru

Bertemu ramah dengan angin kencang

Meski takdir telah digariskan

Ketika aku di tengah laut

Kuracik aspirasiku lalu ku tumpahkan itu

Ku lempar batu-batu kelam

Untuk membuka asap-asap kebohongan

Dan menyibak kisah yang mati

Ketika aku di tengah laut

Aku ingin menyelam

Melihat semua kebohongan

Menguak cerita-cerita durjana

Perihal terjang tirani yang kini terpatri

Pada akhirnya akupun tenggelam

Ditelan misteri samudera

Tapi sekantung berita telah aku lambungkan

Ke permukaan laut untuk dibawa pulang

Kuberharap ada nelayan memungutnya

Memasukkannya ke dalam kapal

Lalu mengabarkan kepada peradaban

Biarlah aku mati di lautan

Ditelan kebohongan yang menenggelamkan

Namun cerita misteri di laut ini

Harus ada yang menyuarakan

Lalu kapal-kapal harus pulang

Berlabuh di tepian...

Terselamatkan

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Dedek Wiradi
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.