Di tengah lamunan tabir hitam
Kutemui kelam yang tak kunjung padam
Kutemui jemari yang telah lelah membedah sorban
Kyai-kyai brutal dengan pakaian menjajal
Merangkai kata demi kata yang terjal
Harap mampu mendaki
Namun satu jenjang pun tak kutemui
Tuhan
Kaukah cahaya itu?
Menyentuhku dengan lembut tanpa menoreh pilu?
Menuangkan mantra-mantra cinta lewat kitab itu?
Tuhan
Kaukah fatamorgana?
Yang teduhnya ku rasa namun tak kunjung bisa ku raba
Tuhan hadirlah dalam mimpiku
Aku mencari-Mu
BACA JUGA:
Kenyataan Pahit Negeri Ini
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!