Kicau burung seperti alunan musik
Indahnya panggilan alam
Hingga saatnya
Kepergian yang tak disangka
Tanpa meninggalkan jejak
Langit biru yang berubah menjadi jingga
Kekuatan yang telah rapuh
Disayat tercabik-cabik
Ingin rasanya meloncat ke dalam lembah dalam
Rerumputan yang merindukan hujan
Bergegas Air yang kurindukan
Di dalam semesta sendiri tak ada titik temunya
Ingatan ini terkejut
Masih terasa hangat pelukan itu
Untuk rindu yang belum sampai di telinga
Renungan kata-kata yang begitu akrab
Tidak ada perpisahan yang tidak menyakitkan
Karena rasa itu benar-benar ada
Peta untuk sampai tak ada
Gerimis pun mulai jatuh
Sempat ku menyerah
Terus bersahabat dengan kenangan
Bermimpi ada setitik cahaya terang
Harapku pada sebuah jalan
Keajaiban dalam pasrah jiwaku
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!