Puisi

Ikatlah Asa

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Sabtu, 12 Agustus 2017 13:18 WIB • 👁 821 Pembaca

Dari dulu hingga sekarang kau selalu mengupat dan mendedam di tiap kesunyian yang melanda

Seolah-olah hanya kau yang dibalut kesengsaran semata disaat kau selalu menyalahkan asa yang datang

Masih pantaskah kau mengupat di saat yang lain berusaha untuk menutupi penat nan lekat?

Sempatkah terlintas di benakmu akan kehidupan yang datang sebagai tempat persinggahan?

Sadarilah, hanya jejal yang akan kau rasa ketika sengsara datang bertubi-tubi.

Bila kau mau, rangkullah asamu dan bawa setinggi mungkin hingga tak kau dapati lagi rasa itu

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Finny Rahmatania
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.