Payung kerjasama itu ada, lalu bagaimana dengan penerapannya? Harapan tidak hanya Sebatas MoU, namun bersambut dengan MoA.
Di Ruang sidang Rektor Universitas Negeri Padang, dua buah dokumen bersampul biru tua tergeletak diatas sebuah meja berbentuk persegi panjang lengkap dengan lapisan cat berwarna coklat di permukaanya. Setelah beberapa menit berselang, seorang lelaki berkulit putih berbalutkan blezer abu-abu menorehkan ujung pena di atas dokumen tersebut. Lelaki tersebut bernama Prof. K. Peter Kuchinke, Coordinator Human Development dari the University of Illinois. Saat itu, Peter tidak sendirian. Di sampingnya juga telah berdiri seorang lelaki berdasi dengan balutan busana kemeja putih, dia adalah Pembantu Rektor IV UNP, Dr. Ardipal, M.Pd.
Keberadaaan Profesor dari Negeri Paman Sam tersebut di Ruang Sidang Rektor UNP adalah dalam rangka penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Negeri Padang dengan The University of Illionois. Dengan artian, UNP kembali menjalin kerja sama dengan pihak internasional. Dalam sambutannya, Peter menyampaikan bahwasanya kerja sama yang tengah dirajut dengan UNP bergerak dibidang Penelitian (Joint Research), Pertukaran Pelajar dan Staf (Students and Staff exchange), Workshop, dan sebagainya. "Semoga mahasiswa UNP dapat meneruskan studi di University of Illinois," harap Peter, Jumat (22/8).
Harapan yang diungkapkan Peter tidak sekedar harapan, pasalnya setelah acara pertemuan tersebut, Peter pun lansung menuju lokasi wawancara. Di lokasi tersebut telah menunggu beberapa mahasiswa pascasarjana yang berniat untuk mengikuti program Student Exchange ke The University of Illinois. Demikian sekilas cerita mengenai salah satu kerja sama luar negeri yang telah di jalin UNP pada 22 agustus 2014.
Tak hanya di bulan Agustus, beberapa bulan lalu, sebelum kedatangan Peter ke kampus kuning, kerja sama dengan pihak luar negeri juga telah disambungkan UNP dengan US-Indonesia Teacher Education Consortium (USINTEC) terkait dengan penelitian olahraga. Kerja sama yang dijalin oleh UNP dengan USINTEC merupakan kerja sama dalam program Dual Degree, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Untuk mewujudkan program-program tersebut, setelah penandatanganan MoU, kerja sama pun dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) di Ruang Dekan FIK UNP pada 28 Mei 2014. Begitu keterangan yang di dapatkan dari Dekan FIK beberapa waktu lalu.
Menyorot kerja sama dalam program Dual Degree. Selain FIK, fakultas lain yang telah bergerak memotori program kerja sama dan telah berlangsung lama adalah Fakultas Ekonomi. Berfokus pada Program Studi Manajemen, program dualdegree telah dimulai semenjak tahun 2007 dengan CollegeofBusineesUniversity Utara Malaysia. Menurut Pengelola program dualdegree Prodi Manajemen, Gesit Thabrani, S.E., M.T. bahwasanya program dualdegree ini merupakan program yang diperuntukan bagi mahasiswa Prodi Managemen UNP, dengan sistem pelaksanaannya yaitu mahasiswa tersebut menjalani perkuliahan dari semester 1 sampai 4 di UNP dan melanjutkan perkuliahan pada semester 5 hingga 7 di Malaysia, setelah itu kembali lagi ke UNP pada semester 8. Sehingga selesai lulus dari universitas, mereka mendapatkan dua gelar sekaligus dari Universitas yang bersangkutan yaitu Sarjana Ekonomi (S.E.) dan Bachelor of Administration Honours (S.E., BBA. Hons) dari Universitas Malaysia. "Saya rasa, mahasiswa yang ikut program ini akan merasakan banyak sekali manfaat," ujarnya, Rabu (27/8).
Kerja sama pada program DualDegree oleh Prodi Manajemen dan FIK dengan pihak luar negeri dibenarkan adanya oleh PR IV UNP, Dr. Ardipal, M.Pd. Menurut Ardipal, dalam merealisasikan kerja sama program DualDegree ini, langkah menginternalisasikan kurikulum harus dilakukan, agar kerja sama yang dilakukan dengan pihak luar dapat berjalan semestinya. Untuk itu, prodi atau fakultas yang terlibat dalam program dualdegree ini perlu melakukan revisi kurikulum dengan tujuan menyesuaikan dengan kurikulum universitas yang dituju. "Kurikulum tidak persis sama, tetapi saling melengkapi satu sama lain," ungkapnya, Jumat (26/8).
Tidak hanya kerja sama luar negeri saja, kerja sama dalam negeri pun tidak dilewatkan UNP. Hal ini diungkapkan kembali oleh Ardipal. Ardipal mengatakan bahwa banyak bidang kerja sama yang tengah di jalin oleh UNP baik dalam maupun luar negeri. Seperti kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, penyediaan tenaga ahli dalam berbagai bidang, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta lainnya. Menurut Ardipal, UNP terus berusaha mengembangkan kerja sama berbagai pihak dengan prinsip Tridarma perguruan tinggi negeri. "Prinsip inilah yang selalu di ingat," ujar Ardipal.
Berdasarkan data dari yang diperoleh dari Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan (BAAK) periode semester Januari-Juni 2014 bahwasanya terdapat 25 perguruan tinggi atau instasi pemerintahan dan swasta dalam negeri yang tengah menjalin kerja sama dengan UNP pada tingkat pusat. Dari data tersebut hanya kerja sama dengan 6 lembaga saja yang ditindak lanjuti dengan MoA, sedangkan 19 lembaga lainnya masih sebatas MoU. Dari daftar tersebut ada dua kerja sama yang bertanda bintang dengan makna MoU pada kerja sama ini masih berada di tingkat fakultas seperti kerja sama dengan LPMP Propinsi Sumatra Barat dan Pemerintahan Kabupaten Solok dalam bidang pendidikan.
Untuk bagian kerja sama sama luar negeri pada data periode Januari-Juni 2014 ada sebanyak 6 perguruan tinggi/instansi mitra yang tengah menjalin kerja sama dengan UNP pusat, namun hanya satu perguruan tinggi yang telah di tindaklanjuti dengan MoA yaitu kerja sama dengan University Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dalam bidang pendidikan seperti penelitian, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, dan publikasi ilmiah. Sedangkan sisanya masih sebatas MoU. Dari daftar kerja sama luar negeri tersebut ada satu lembaga mitra yang bertanda bintang dengan keterangan lebih lanjut MoU kerja sama ini masih berada di tingkat fakultas.
Ketika dikonfirmasi mengenai data tersebut, Ardipal mengatakan bahwasanya kerja sama yang masih berkategori MoU merupakan kerja sama yang belum mendapatkan konfirmasi dari pihak fakultas ke tingkat universitas, sehingga data-data kerja sama yang telah dijalin pihak fakultas belum terinventarisasi secara keseluruhan di tingkat universitas. Namun Ardipal tetap berharap semoga kerja sama dalam dan luar negeri yang telah terjalin dapat menjadikan UNP menjadi universitas yang dikenal banyak pihak. "Sehingga mimpi menuju wordclassuniversity dapat menjadi kenyataan," harapnya.
Laporan Kru SKK Ganto
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!