Keberadaan sebuah institusi akan semakin terasa jika institusi tersebut dikenal oleh berbagai lapisan dan berbagai ruang lingkup. Hal tersebut dapat diwujudkan, salah satunya dengan jalan kerja Sama. Sebagai salah satu bagian dari institusi pendidikan, kegiatana kerja sama bagi UNP merupakan salah satu komponen yang menjadi pusat perhatian, apalagi misi mengenai kerjasama telah tertuang pada poin ke-6 dengan bunyi "Meningkatkan kerjasama lokal, nasional, dan internasional". Sebagai pihak yang dipercaya dalam bidang kerja sama dan pemberdayaan aset, Dr.Ardipal M.Pd tentu punya pandangan sendiri mengenai kerja sama yang telah dijalani oleh kampus kuning ini. Seberapa jauh perkembangan kerja sama UNP hingga sekarang ini? Ikuti wawancara reporter SKK Ganto, Wahida Nia Elfiza bersama Pembantu Rektor IV, Dr.Ardipal, M.Pd.
Seberapa penting kerjasama untuk UNP?
Menurut pandangan saya, kerja sama itu sangat penting bagi UNP. Melalui kerja sama UNP bisa mengembangkan sumber daya manusia di dalamnya. Tidak hanya itu saja, dengan kerja sama kualitas dan posisi UNP dapat diukur dibandingkan dengan universitas lain. Contohnya saja, ketika UNP menjalin kerja sama dengan lembaga lain, dan pihak-pihak yang terlibat dalam kerjasama dapat memberikan manfaat ditengah-tengah masyarakat, tentu eksistensi UNP di mata masyarakat semakin meningkat, hal ini jelas saja bisa mempengaruhi akreditasi UNP.
Jika UNP tidak mengadakan kerja sama, kita tidak akan bisa berkembang. Dampak kerja sama juga dapat dirasakan bagi lulusan UNP. Dengan kerjasama lulusan UNP bisa terpakai di dunia kerja. Makanya di sebuah universitas sebuah kerja sama dinilai tinggi, baik dari bidang pertukaran mahasiswa dan dosen, bidang penelitian, dan bidang-bidang lainnya akan menjadi aspek penilaian.
Bagaimana perkembangan kerjasama UNP dalam negeri hingga sekarang ini?
Untuk kerja sama UNP dalam negeri, para sivitas akademika UNP telah banyak yang mengetahui. Untuk saat ini respon mahasiswa dan dosen sudah mulai tampak. Hal ini dibuktikan dengan animo mahasiswa dan dosen dalam mengikuti seminar, terlibat dalam beasiswa S2 dan S3.
Bagaimana perkembangan kerja sama UNP luar negeri hingga sekarang ini?
Menurut pandangan saya, kerja sama luar negeri UNP mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Contohnya saja, dalam waktu dekat ini, UNP akan melakukan kerja sama dengan Jepang. Dan kerjasama lainnya seperti dengan China, Australia, dan Amerika.
Apa saja kendala yang ditemui dalam menjalin kerjasama?
Dalam menjalin kerjasama ada beberapa kendala yang ditemui. diantaranya kesulitan dalam rangka memenuhi syarat-syarat yang diajukan oleh Dikti. Selain itu kemampuan berbahasa inggris dari pihak kita yang masih kurang. Untuk mengatasi hal tersebut, kami berupaya mencarikan solusinya, seperti mendatangkan narasumber dari Dikti untuk memberikan pengarahan dan memberikan tips cara meraih beasiswa di luar negeri.
Namun kendala lain muncul kembali, para mahasiswa dan dosen hanya semangat saat mengikuti pengarahan itu saja, ketika waktu pendaftaran beasiswa banyak yang mundur, alasannya karena syarat toefel yang diminta tidak mencukupi. Untuk itu kepada seluaruh mahasiswa dan dosen marilah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris jika ingin mendapatkan beasiswa.
Bagaimana koordinasi dari pusat ke tingkat fakultas dalam bidang kerjasama?
Kami selalu mengirimi surat kepada para dekan dan ketua prodi agar menindaklanjuti kerjasama tersebut serta selalu update dengan informasi kerja sama yang ada di website UNP. Selain itu dihimbau juga untuk segera melaporkan data kerja sama ke tingkat UNP pusat, agar data-data tersebut dapat teriventarisasi dengan baik. Karena ini akan mempengaruhi akreditasi UNP.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!