Ensiklopedia

AIRPod; Mobil Ramah Lingkungan dan Kantong

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Rabu, 28 Agustus 2013 21:29 WIB • 👁 1.657 Pembaca

Pada umumnya alat transportasi yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti bensin dan solar yang digunakan untuk mobil, sepeda motor, biasanya menimbulkan polusi udara dan mengganggu lingkungan. Sebab, ia menghasil kan asap yang akan menganggu kesehatan manusia. Polusi ini juga memicu bertambah besar nya efek global warming yang mulai dirasakan pada saat sekarang. Situasi Global Warming ini dapat dilihat dari keadaan bumi yang semakin panas dari biasanya. Seperti, cuaca yang tidak menentu, cahaya matahari yang tidak lagi menyehatkan. Dan malah dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan. Selain itu jangkauan harga BBM pun relatif mahal.

Melihat kondisi ini para ilmuan dan scientist mencoba membuat terobosan-terobosan baru guna dapat disumbangkan dalam dunia pengetahuan dan teknologi. Kekhawatiran para ilmuan dan scientist, membuat mereka seperti berlomba-lomba untuk menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat bagi manusia tapi juga tidak merugikan alam. Kali ini, sebuah alat transportasi unik dan menarik telah ditemukan oleh Guy dan Cyril Ncgre. Mereka merupakan ayah dan anak yang bekerja pada sebuah perusahaan di Perancis, Motor Development International (MDI) bagian CEO dan koordinator riset dan pengembangan MDI.

Penemuan itu berupa sebuah mobil mini yang menggunakan udara sebagai bahan bakar dasarnya. Hebatnya, mobil ini menghasilkan nol polusi udara. Pengisian udara dilakukan melalui sebuah tangki mobil berkapasitas 175 liter (46 galon), lalu udara masuk menggunakan pompa eksternal. Mobil yang diberi nama AIRPod ini, dirancang untuk bisa digunakan menempuh perjalanan pendek dalam kota dengan laju kecepatan maksimal 69 km/jam. Mesin pneumatik (tenaga udara) yang digunakan sebagai penggeraknya, membuat mobil ini memiliki beberapa keunggulan dari kendaraan listrik lainnya.

Keunggulan yang di maksud itu diantaranya berupa waktu pengisian ulang bahan bakar yang relatif cepat dan tangki serat karbon yang memiliki umur lebih panjang. Bila dibandingkan dengan beberapa batrai yang mahal, tangki serat karbon pada AIRPod lebih unggul ketimbang batrai mahal yang umurnya lebih pendek. Selain itu, mobil yang berukuran panjang 207 cm, lebar 160 meter, dan tinggi 174 cm ini memiliki ruang kemudi yang berbeda dari mobil kebanyakan. AIRPod tidak memiliki stir kemudi untuk mengendalikannya, tapi alat kemudinya berupa joystick. Joystick ini lah yang berfungsi menggantikan stir kemudi yang digunakan pada mobil kebanyakan. Uniknya lagi mobil beroda tiga ini, hanya dapat memuat dua orang penumpang dan satu orang pengemudi. Penumpang dan pengemudi duduk saling membelakangi, sehingga membutuhkan dua buah pintu masuk dari depan dan belakang.

Saat ini industri kendaraan bermotor India, Tata Motors, telah membeli lisensi MDI untuk dikembangkan di India. Tata Motors berencana untuk memasarkan di negaranya dan negara Asia lainnya.

Nantinya, AIRPod direncanakan dapat diproduksi dengan kecepatan hingga 80 km/jam dengan perjalanan hingga 140 mil di satu 46-gallon tank udara. Untuk saat ini AIRPod telah digunakan di universitas-universitas besar, rumah sakit, bandara, dan lain sebagainya. Bagi anda yang tertarik untuk memiliki mobil ramah lingkungan ini, harga yang di patok tidak lah mahal yaitu sebesar USD 5000 atau sekitar 50 juta rupiah.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Gumala Resti Halin
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.