Tuhan menorehkan keindahan di bumi,
Menyulam segenap jiwa dan raga dalam harmoni,
Di antara cipta-Nya kau berdiri, permata yang abadi,
Menyulam asa dalam kelopak waktu yang suci.
Segala yang tentang dirimu adalah sunyi menyanyikan,
Melodi rahasia di balik langit dan samudra,
Aku menyukai tiap helai cerita yang kau titipkan,
Seperti jingga senja yang tak pernah lelah menawan.
Kau adalah puisi yang terukir tanpa kata,
Indahnya abadi, melewati zaman dan raga,
Selamanya tetap, dalam pelukan keheningan maya,
Keindahan yang tak runtuh oleh debu atau lukanya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!