Di panggung luas bernama dunia
Kami datang kosong tanpa kata
Satu persatu lampu menyala
Sebelum tirai itu terbuka
Ada yang tertawa memainkan peran
Ada yang menangis di balik topeng
Mulut bergerak mengeja kata orang lain
Seakan lidah bukan lagi milik sendiri
Penonton duduk di kursi bayangan
Menilai tiap langkah dengan mata tak bernama
Kami terus bergerak
Takut berhenti sebelum cerita usai
Di tengah gemuruh tepuk tangan
Aku berdiri sendiri sejenak
Apakah ini aku yang sesungguhnya ?
Atau hanya peran yang dimainkan dunia?
Jika tirai nanti akhirnya jatuh
Dan lampu panggung padam perlahan
hanya dalam gelap itulah kita bertanya
Siapalah aktor, siapa manusia.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!