Puisi

Hanya Aku dengan Diriku

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Minggu, 28 Januari 2024 07:40 WIB • 👁 1.728 Pembaca
Hanya Aku dengan Diriku
Sumber foto : Pinterest.id

Dia memetik buah berwarna merah.
Dioleskannya di antara kelopak mata.
Lalu dia menghilang begitu saja seperti tak pernah ada.
Aku pun tersadar, dia adalah aku dalam cermin.
Bukan menghilang, dia adalah aku, hanya kembali ke tubuh asli.
Tak menginginkan apapun yang menyakiti diri.
Dia adalah aku, ingin menerima duri yang muncul di sekujur tubuh.
Tanpa memotong satu duri pun yang membuat cacat.
Dia adalah aku, kembali memetik buah berwarna merah.
Bukan dipoles di kelopak mata, tapi di setiap retak di kepala.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Anggelita Febriani
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.